Virus Corona/ Covid 19 menjadi pandemi hampir seluruh dunia. Berbagai macam ujicoba vaksin virus corona terus dilakukan dan mulai menemukan titik temu yang menggembirakan.
Pada artikel mengenai covid kali ini, mimin membagaikan beberapa informasi yang diambil dari berbagai sumber soal penanganan virus corona hingga prosedur protokol kesehatan terkait penanganan virus corona/ covid 19.
Gejala Klinis Covid 19
• Demam 90% kasus,
• Letih-lemah-lesu dan batuk kering 80%,
• Sesak 20%, • Distress pernapasan 15%.
• Rontgen dada memberikan gambaran adanya perubahan di kedua lapangan paru.
• Vital sign umumnya stabil saat dalam perawatan.
• Pemeriksaan mikroskopis sediaan darah umumnya memberikan gambaran hitung sel darah putih yang rendah (leukopenia dan limfopenia).
Deteksi Dini dan Respon di Pintu Masuk Negara
Jika memenuhi kriteria kasus suspek maka dilakukan respon berupa:
• Tatalaksana kasus dan rujuk ke RS rujukan
• Lakukan tindakan penyehatan terhadap barang dan alat angkut
• Mengidentifikasi penumpang lain yang berisiko (kontak erat)
• Terhadap kontak erat (dua baris depan belakang kanan kiri) dilakukan: karantina minimal 1 kali masa inkubasi terpanjang, pemberian HAC dan komunikasi risiko
• Notifikasi ke Ditjen P2P melalui PHEOC ditembuskan ke Dinas Kesehatan Provinsi dan dilakukan pencatatan menggunakan formulir
Jika tidak memenuhi kriteria kasus suspek maka dilakukan respon sebagai berikut:
• Tatalaksana kasus sesuai diagnosis yang ditetapkan
• Orang tersebut dapat dinyatakan laik/tidak laik melanjutkan perjalanan dengan suatu alat angkut sesuai dengan kondisi hasil pemeriksaan
• Pemberian HAC dan komunikasi risiko mengenai infeksi coronavirus, informasi bila selama masa inkubasi mengalami gejala sesuai definisi kasus maka segera memeriksakan ke fasyankes dengan menunjukkan HAC kepada petugas kesehatan.
• KKP mengidentifikasi daftar penumpang pesawat, dengan maksud bila kasus tersebut mengalami perubahan manifestasi klinis sesuai definisi kasus suspek maka dapat dilakukan contact tracing.
• Pada penumpang dan kru lainnya yang tidak berisiko juga dilakukan pemeriksaan suhu menggunakan thermal scanner, pemberian HAC dan komunikasi risiko.
PROSEDUR PENANGANAN COVID-19 |
PROSEDUR PENANGANAN COVID-19
PROTOKOL KESEHATAN JIKA ANDA MERASA TIDAK SEHAT
1. Jika Anda merasa tidak sehat dengan kriteria:
a. Demam 38 derajat Celcius, dan
b. Batuk/pilek istirahatlah yang cukup di rumah dan bila perlu minum Bila keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernafas (sesak atau nafas cepat), segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) Pada saat berobat ke fasyankes, Anda harus lakukan tindakan berikut:
- Gunakan masker
- Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau punggung lengan
- Usahakan tidak menggunakan transportasi massal
2. Tenaga kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening suspect COVID-19:
a. Jika memenuhi kriteria suspect COVID-19, maka Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan yang siap untuk penanganan COVID19.
b. Jika tidak memenuhi kriteria suspect COVID-19, maka Anda akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.
3. Jika anda memenuhi kriteria Suspect COVID-19 akan diantar ke RS rujukan menggunakan ambulan fasyankes didampingi oleh nakes yang menggunakan alat pelindung diri (APD).
4. Di RS rujukan, akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.
5. Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Jakarta. Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam 24 jam setelah spesimen diterima.
a. Jika hasilnya positif, i. maka Anda akan dinyatakan sebagai penderita COVID-19. ii. Sampel akan diambil setiap hari iii. Anda akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif
b. Jika hasilnya negatif, Anda akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit